SILATURAHIM GUBERNUR AHMAD HERYAWAN di ICMI JABAR

Sillaturahim Gubernur Ahmad Heryawan bersama jajaran Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Orwil Jawa Barat di Bandung, Selasa (3/4/2018).

 

 

Aher mengatakan, pemimpin Jabar ke depan juga harus bisa membentuk sumber daya manusia yang bisa seimbang antara Iptek dan Imtaq (Iman dan Taqwa). Sehingga, akan lahir generasi baru yang seimbang antara kecerdasan spiritual dan kecerdasan pengetahuannya.

“Istilahnya, yang melanjutkan kepemimpinan Pak Aher harus mempertahankan prestasi-prestasi tersebut. Kalau yang masih bisa ditingkatkan, bisa melampauinya. Fondasi-fondasi yang telah dikerjakan harus dilanjutkan, dan itu tentu saja tidak mudah,” katanya.

Keberlanjutan pembangunan pada masa era reformasi mendapatkan banyak apresiasi yang dapat dilihat dari berbagai penghargaan yang didapat oleh Provinsi Jawa Barat sebanyak 250 penghargaan hingga akhir tahun 2017 ini. Beberapa penghargaan yang didapat oleh Provinsi Jawa Barat merupakan salah satu modal yang mengindikasikan bahwa Jawa Barat dapat bersaing di tingkat nasional walau dihadapkan dengan tantangan yang cukup besar yaitu jumlah penduduk terbesar, luas wilayah terluas serta permasalahan-permasalahan yang lain yang menjadi tantangan seperti era globalisasi

Kinerja Pemerintah Provinsi Jawa Barat,  memberikan manfaat yang nyata kepada masyarakatnya. Hal ini terus dilakukan untuk mewujudkan masyarakat Jawa Barat yang sejahtera dan sebagai provinsi termaju di Indonesia.

Berbagai penghargaan dan prestasi yang diraih Jawa Barat, katanya, bukan berarti menghapuskan beberapa tugas lainnya yang masih harus dilakukan. Alih kelola SMK dan SMA dari tangan pemerintah kota dan kabupaten ke pangkuan Pemerintah Provinsi Jabar, katanya, harus dibenahi.

“Jangan sampai ada masalah lagi di SMA karena sudah Provinsi yang kelola. Semua harus jadi lebih baik menjelang bonus demografi indonesia pada 2022, yakni warga usia produktif jumlahnya akan menjadi yang paling banyak. Makanya kita harus persiapkan SDM-SDM hebat dari sekarang,” katanya.

Aher juga mengungkapkan, berdasarkan perhitungan yang baru, peningkatan angka partisipasi pendidikan SLTA di Jawa Barat naik secara signifikan. Mulai dari kisaran 45% di tahun 2008, angka partisipasi pendidikan SLTA tahun 2018 ini sudah mencapai 81%.

Aher berharap pada tahun ajaran baru menjelang 2019 mendatang, angka partisipasi pendidikan SLTA di Jawa Barat dapat menembus angka 90%.

Di  Jawa Barat terdapat 1.557 SMA terdiri dari 498 SMA Negeri (SMAN) dan 1.079 SMA Swasta (SMAS). Sementara jumlah  SMK mencapai 2.854 sekolah terdiri dari  279 SMK Negeri (SMKN) dan 2.575 SMK Swasta (SMKS). Sementara  jumlah MA mencapai 1.117 sekolah  terdiri dari  77 MA Negeri dan 1.040 MA Swasta.

Jumlah SMK yang terakreditasi pada 2017 sebanyak  436 sekolah terdiri dari 82 SMK Negeri dan 354 SMK Swasta. Jumlah SMA/MA yang terakreditasi pada 2017 sebanyak  264 sekolah terdiri dari 89 SMA Negeri, 112 SMA Swasta, dan 63 MA Swasta. Menurut gubernur, menentukan sejauh mana kualitas penyelenggaraan pendidikan yang berdampak pada kualitas lulusan.

“Sekitar 80 persen lebih SLTA di Jawa Barat sudah diakreditasi, tinggal 20 persen lagi akan diselesaikan di 2018,” kata Aher

“Yang dimaksud adalah pengelolaan pembangunan Jabar yang memadukan pembangunan berbasis daerah otonom, metropolitan dan pusat pertumbuhan,” jelasnya.

menurut Aher, kepemimpinan yang mampu membangun sosok generasi baru yang memiliki kemampuan keberhasilan kembar yaitu Imtaq dan Iptek.

 

icmijabar

ICMI Orwil Jabar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *