Respons Ketum ICMI Jimly Asshiddiqie, MDI Jadi Pengikut Dimas Kanjeng

jimly asshidiqieKetua Umum Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Jimly Asshiddiqie menegaskan, akan mengambil tindakan tegas jika ada anggota ICMI membela hal yang salah.

“Kalau membela yang batil kita pertimbangkan ambil tindakan. Kalau sudah terbukti bisa saja dipertimbangkan untuk diambil tindakan,” kata Jimly , Rabu (28/9/2016) malam.

“ICMI tidak perlu melibatkan diri dalam urusan pribadinya. Tapi kalau salah bisa saja diambil tindakan,” tegas Jimly.

“MDI” itu kan ada di mana-mana (ikut banyak organisasi), kita serahkan dulu ke hukum karena ini kan juga ada kasus pembunuhan di situ,” imbuhnya.

Jimly mengaku terbuka dalam menghadapi dan menyelesaikan soal keterlibatan “MDI” di padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi. “Ini kan jadi menarik karena dewan pakar, artinya orang pintar terjebak. Mungkin dia punya penjelasan sendiri, saya belum dengar,” tutur Jimly.

“Kalau kanjengnya terbukti salah, pertama (terbukti) membunuh nanti merembet pembuktian praktek lain, kalau terbukti salah juga, siapa pun yang membela yang salah itu salah juga. Kita harapkan pengurus ICMI tidak ada yang terkait dan membela hal semacam itu,” ungkap Jimly.

MDI yakin Dimas Kanjeng memiliki kemampuan menarik uang. MDI yang mengaku sebagai santri Dimas Kanjeng ini juga mendorong agar penarikan uang dibuktikan di depan publik.

 

 

detikcom/antara.

icmijabar

ICMI Orwil Jabar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *