Prabowo Soroti Tantangan Indonesia 20 Tahun Mendatang

Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Jawa Barat menggelar dialog nasional kepemimpinan nasional, Sabtu (2/2), di Grand Hotel Preanger, Bandung. Hadir sebagai pembicara dalam dialog ini adalah Dewan Penasehat ICMI Pusat Letjen (Purn) Prabowo Subianto.

Dialog nasional ini mengambil tema Kepemimpinan Nasional Menuju Kedaulatan Bangsa. Acara dibuka oleh Ketua ICMI Jabar, Prof. Dr. Haji Mohammad Najib, bersama Ketua ICMI Pusat, Profesor. Dr. Haji Nanat Fatah Nasir.

Dalam dialog ini, Prabowo menyampaikan beberapa hal yang menjadi tantangan besar Indonesia hingga 20 tahun mendatang.

Menurut Prabowo, struktur ekonomi bakal tidak imbang jika sebagian besar atau 60 persen keuangan negara hanya beredar di Jakarta. Terlebih, kenyataan ini menjadi paradoks jika dihadapkan dengan fakta bahwa 60 persen penduduk negara ini hidup di pedesaan. Sehingga, kata Prabowo, sistem pembangunan merata wajib dilakukan untuk menyeimbangkan hal di atas.

Selain pembangunan yang belum merata, Prabowo juga menyoroti masalah yang bakal menghantui pemerintah, yakni ledakan penduduk. Saat ini saja, sekitar 241 juta orang sudah mendiami Sabang-Merauke.

Dengan pertumbuhan penduduk yang mencapai enam persen per tahun, beberapa tahun mendatang pemerintah akan kewalahan dengan suplai makanan yang semakin menipis. Jika tidak terkelola dengan baik, minimnya suplai makanan bsia membuat Indonesia terancam krisis kelaparan.

Prabowo juga membahas masalah hutan. Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra itu mengatakan 77 dari 128 juta hektare hutan Indonesia rusak.

Menurutnya, hutan Indonesia hancur oleh lahan kelapa sawit yang banyak melanggar aturan. Kata Prabowo, hutan makin sedikit karena kran penyediaan lahan untuk kelapa sawit dibuka terlalu besar.

“Baik banget ya pemerintah Indonesia ini? Tapi baiknya hanya kepada pengusaha-pengusaha tertentu yang pintar, yang lihai,” kata Prabowo.

Prabowo menyatakan perlu strategi-strategi jitu yang dimiliki Indonesia untuk mengatasi masalah ke depannya. Strategi itu juga diharapkan menjadikan Indonesia sebagai negara yang berdaulat. (Afw)

icmijabar

ICMI Orwil Jabar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *