Prabowo: Cendekiawan Harus Tegas dalam Melawan Korupsi

Terpuruknya kondisi Indonesia beberapa tahun terakhir ini akibat ulah para koruptor dan para pengusaha yang menguasai bidang perekonomian. Untuk itu, sudah saatnya kita harus bangkit melawan para koruptor dan para pengusaha yang menganut sistim ekonomi neo liberal. Maka saya mengajak para Cendekiawan untuk bersama-sama melawan korupsi.

Hal ini disampaikan Dewan Penasehat ICMI Pusat, Letjen (Purn) Prabowo Subianto sebagai pembicara dihapan ratusan Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Jawa Barat dan kader Partai Gerindra, juga dihadirin Cawagub Lex Laksamana, dalam acara dialog nasional kepemimpinan nasional, Sabtu (2/2/2013), di Grand Hotel Preanger, Bandung.

Dialog nasional yang dibuka oleh Ketua ICMI Jabar, Prof. Dr. Haji Mohammad Najib, bersama Ketua ICMI Pusat, Profesor. Dr. Haji Nanat Fatah Nasir dengan mengambil tema “Kepemimpinan Nasional Menuju Kedaulatan Bangsa”.

Sebagai narasumber, Prabowo menyampaikan makalahnya berjudul “Tantangan besar Indonesia hingga 20 tahun mendatang”.

Menurutnya, kondisi Indonesia sangat terpuruk, terlebih dengan banyaknya kejadian memalukan. “Bayangkan saja, 83 persen dari 230 kepala daerah terkena kasus korupsi,” kata Prabowo.

Saat ini Indonesia terpuruk diberbagai bidang, terlebih dengan system ekonomi neo liberal. Selain itu, Indonesia dianggap terlalu menghamburkan anggaran yang ada, bahkan untuk singkong, garam, sapi beras hingga migas harus diimpor dari luar.

“Kalau kita tidak berani melawan penyimpangan (korupsi) dalam birokrasi, Indonesia kedepan akan semakin terpuruk karena suplai makanan menipis, bahkan sangat mungkin Indonesia terancam krisis kelaparan,” tegasnya.

Prabowo mengungkapkan, struktur ekonomi bakal tidak imbang jika sebagian besar atau 60 persen keuangan negara hanya beredar di Jakarta. Terlebih, kenyataan ini menjadi paradoks jika dihadapkan dengan fakta bahwa 60 persen penduduk negara ini hidup di pedesaan. Sehingga, kata Prabowo, sistem pembangunan merata wajib dilakukan untuk menyeimbangkan hal di atas.

“Untuk itu, perlu ada perubahan besar bangsa Indonesia ke arah lebih baik, para cendikiawan pun bisa mengambil sikap tegas dan pro aktif,” pungkasnya.

Indonesia Terpuruk Akibat Ulah Koruptor dan Pengusaha yang Menguasai Perekonomian

icmijabar

ICMI Orwil Jabar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *