Potensi Zakat Bisa Triliunan, Harus Dioptimalkan

Wamenag Nasaruddin Umar mengatakan potensi zakat Indonesia mencapai Rp 84,5 triliun. Data dari BPS itu belum mencakup potensi zakat tabungan di luar deposito umat Islam di bank, yang berdasarkan kalkulasi mencapai Rp 8,7 triliun.

Hal itu dikatakan Nasaruddin dalam pembahasan bertema ‘Jaminan Sosial dan Perlindungan Kesehatan Berbasis Zakat’ yang digelar ICMI di Kampus Unpad di Jatinangor, Sumedang, Jabar, Sabtu (7/9).

“Itu baru zakat. Padahal kita memiliki 27 pundi keummatan,” tegasnya seperti dikutip dari rilis Humas Pemprov Jabar.

Dalam kaitan itu, dia sangat menyetujui upaya Unpad dan ICMI merumuskan program optimalisasi penghimpunan dan pemanfaatannya bagi jaminan kesehatan yang coba digulirkan Pemprov Jabar.

Ketua Presidium ICMI Marwah Daud menyebut zakat yang dikumpulkan berbagai lembaga amil baru sekitar Rp 2,7 miliar. Namun yang disalurkan baru sekitar Rp1,7 miliar.

“Kondisi ini perlu penanganan lebih serius, khususnya bagi pemanfaatan di bidang sosial dan kesehatan masyarakat,” katanya.

Gubernur Jabar Ahmad Heryawan menambahkan diperlukan pemikiran kreatif untuk menggali lebih banyak potensi zakat. Pada saat yang sama, katanya, perlu rumusan dalam strategi pemanfaatannya.?

Heryawan menilai zakat yang selama ini dibagikan ke perorangan berjumlah sangat kecil. Manfaatnya pun tidak membekas. Karena itu alokasi mulai diperluas sebagai solusi atas masalah kesehatan dan ekonomi masyarakat.

icmijabar

ICMI Orwil Jabar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *