Nasaruddin Umar: Doa adalah Perawat Silaturahmi

Jakarta (ICMI Media) – Silaturahmi bukan hanya dapat dilakukan di bumi saat antar sesama manusia masih hidup. Namun, saat seseorang sudah wafat, silaturahmi masih dapat dirawat oleh manusia yang hidup.

Cara terus merajut silaturahmi antar manusia telah wafat dengan yang masih hidup dapat dilakukan melalui doa. Manusia di bumi dapat mendoakan yang telah wafat.

“Silaturahmi tidak terputus walaupun sudah wafat, malahan seharusnya lebih banyak. Bagaimana caranya? Yaitu doakan mereka,” kata Ketua Majelis Dialog Peradaban dan Antar Keyakinan ICMI Prof DR Nasaruddin Umar, saat memberikan ceramah, di Tangerang, Banten, Jumat (21/7).

Dalam ceramahnya, Nasaruddin mengingatkan agar saat berdoa jangan bersikap “egois”, yakni misalnya hanya untuk kerabat sendiri.

Namun, ujar Nasaruddin, Rasulullah Nabi Muhammad SAW menyuruh agar mendokan semua umat, terutama umat Islam.

“Orang yang sudah wafat, yang tidak pernah didoakan oleh orang yang masih hidup, hanya menunggu doa di hari Jumat saat sholat Jumat,” tutur Nasaruddin.

Nasaruddin menjelaskan, ada tiga macam jenis doa dalam kehidupan. Doa pertama, ucap Nasaruddin, yang diucapkan oleh mulut. Kemudian kedua, doa yang tidak diucapkan mulut tapi oleh jiwa.

“Ketiga, doa orang yang teraniaya, misalnya terkena musibah,” ujar Nasaruddin

icmijabar

ICMI Orwil Jabar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *