Nanat: ICMI Jangan Terjebak dalam Permainan Politik

Nanat: ICMI Jangan Terjebak dalam Permainan Politik
nanat-rakyatmerdekaonline
BANDUNG,- Para pengurus Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Orwil Jabar menyayangkan sikap Ketua Umum ICMI pusat yang bersikap diam dalam menyikapi kondisi bangsa dan negara saat ini.Bahkan, ICMI juga dipandang sebelah mata sehingga tak pernah diundang ke istana apalagi didatangi Presiden Jokowi.

“Kami menyayangkan Pak Jimly Ashiddiqie sebagai ketua umum ICMI pusat yang terkesan diam menyikapi persoalan umat, bangsa, dan negara seperti kasus dugaan penistaan agama,” kata Wakil Ketua Dewan Pakar ICMI pusat, Nanat Fatah Natsir, dalam diskusi di Gedung ICMI Orwil Jabar, Kamis, 10 November 2016.

Lebih jauh Nanat mengatakan tak setuju dengan banyaknya politisi yang terjun dalam unjuk rasa pada 4 November lalu. “Seharusnya biarkan alim ulama dan umat yang melakukan unjuk rasa sehingga bersih dari unsur-unsur politik. Pemerintah juga mudah dengan menuduh adanya motivasi lain di balik unjuk rasa,” katanya.

Nanat mengingatkan ICMI sebagai ormas islam jangan terjebak kepada permainan politik. “Kasus dugaan penistaan agama bukan sebatas soal Pak Ahok melainkan banyak sisi sehingga presiden sendiri dalam posisi yang dilematis,” ujarnya.

Sedangkan pakar politik da wakil ketua dewan pakar ICMI Jabar, Asep Warlan Yusuf menyatakan, ICMI bisa memberikan penguatan dalam saksi ahli dalam penyelidikan kasus dugaan penistaan agama. “ICMI harus memperkuat posisi saksi ahli dalam bidang agama. ICMI harus mengirim surat maupun tulisan di media massa soal risiko dari kasus penistaan agama,” katanya.

 

icmijabar

ICMI Orwil Jabar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *