Muktamar VI ICMI Bahas Isu Global

MATARAM – Provinsi NTB menjadi tuan rumah Muktamar VI Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI). Kegiatan berlangsung selama tiga hari mulai 11-13 Desember. Muktamar bakal dihadiri negara-negara Eropa dan Amerika untuk membahas isu-isu global seperti keberadaan ISIS, radikalisme, dan perang Israel dan Palestina.

“Ini nanti akan kami bahas pada Muktamar VI ICMI.” Kata Ketua Pengurus Organisasi Wilayah (Orwil) ICMI NTB Prof Sunarpi pada wartawan, kemarin (3/11).

Untuk diketahui, Muktamar VI ICMI di NTB mengangkat tema membangun Indonesia bermartabat. Maksud dan tujuan dalam kegiatan forum organisasi tingkat nasional ini menjadi penentu kebijakan organisasi ICMI. Menilai laporan pertanggungjawaban pengurus pusat, menetapkan AD/RT, garis-garis program kerja, dan pedoman pokok serta kebijakan organisasi lainnya.

“Kami juga akan memilih dan menetapkan majelis pengurus pusat ICMI masa bhakti 2015-2020,” imbuh Sunarpi.

Dikatakan, Muktamar VI ICMI 2015 tidak hanya memproses pemilihan pengurus, tetapi juga bisa menghasilkan dan meningkatkan program-program unggulan ICMI yang bisa bermanfaat bagi masyarakat.

“Kita ingin memberikan contoh yang baik kepada organisasi-organisasi lainnya”, tuturnya.

Muktamar ICMI ini juga dirangkai dengan milad ke 25. Kegiatan ini akan dipusatkan di dua tempat yakni Unram dan Hotel Lombok Raya. Adapun peserta yang akan hadir dalam kegiatan ini diantaranya pengurus pusat yakni dewan kehormatan, dewan penasehat, dewan pakar, dan dewan majelis pengurus pusat. Badan otonom tingkat nasional, pengurus organisasi wilayah (orwil) dalam dan luar negeri sebanyak 43 orwil. Pengurus organisasi daerah (orda) se-Indonesia sebanyak 225 orda, pengurus organisasi pusat (orsat) se-Indonesia sebanyak 674.

“Ada ribuan peserta akan hadir dalam Muktamar VI ICMI, termasuk mantan Ketua ICMI BJ Habibie,” imbuhnya.

Kegiatan ini rencananya juga akan dihadiri Presiden RI H Joko Widodo. Adapun agenda yang dibahas yakni penyampaian stadium generale oleh BJ Habibie. Selain itu, Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3I), khususnya di NTB. Isu-isu strategis permasalahan umat Islam, SDM, pendidikan, kesehatan dan bidang lainnya.

Dalam membahas permasalahan tersebut akan dilaksanakan melalui dialog dua arah antara daerah dan nasional. Sehingga dialog tersebut nantinya bisa memecahkan permasalahan yang dihadapi, khususnya di daerah.

“Dialog ini akan menjadi masukan dalam rangka pembangunan di Indonesia,” tambah bapak yang juga Rektor Unram ini.

 

lombokpost.net

icmijabar

ICMI Orwil Jabar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *