Jimly Asshiddiqie Terpilih Menjadi Ketua Umum ICMI 2015-2020

1859527mpr-780x390-3780x390

 

 

 

 

 

 

 

JAKARTA- Ketua Dewan Penasehat Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Jimly Asshiddiqie terpilih menjadi ketua umum organisasi tersebut. Jimly terpilih setelah terjadi mufakat dalam musyawarah di antara Majelis Permusyawaratan Muktamar VI ICMI, Minggu (13/12/2015) pagi.

Jimly adalah salah satu dari tujuh formatur yang terpilih, dari 15 besar nama yang sebelumnya masuk di sidang pleno pada Sabtu dini hari. Dia menjadi formatur dengan dukungan 333 suara, di atas perolehan dukungan atas Ilham Akbar Habibie yang mengantongi 311 suara.

Mantan Ketua Mahkamah Kehormatan itu selanjutnya akan memimpin organisasi yang berdiri tahun 1990 ini dengan model ketua umum untuk periode 2015-2020. Pada periode sebelumnya, model kepemimpinan di ICMI adalah presidium.

Desakan untuk menggunakan model kepemimpinan ketua umum diusulkan para muktamirin di forum Pra-Muktamar. Tujuannya adalah agar ICMI kembali bergerak dinamis menyikapi perkembangan zaman. Para muktamirin juga menyerukan pentingnya regenerasi di tubuh ICMI.

Sebagai informasi, anggota Dewan Presidium ICMI periode 2010-2015 adalah Sugiharto, Ilham Habibie, Marwah Daud Ibrahim, Nanat Fatah Nasir, dan Priyo Budi Santoso.

Nama Jimly menempati posisi teratas dari 63 nama calon. Adapun 15 nama yang memperoleh suara terbesar adalah Jimly Asshiddiqie (333 suara), Ilham Akbar Habibie (311 suara), Muhammad Nuh (241 suara), Zulkifli Hasan (221 suara), Priyo Budi Santoso (176 suara), Herry Suhardiyanto (163 suara), dan Hatta Rajasa (150 suara).

Calon lainnya adalah Moh. Najib (132 suara), Sandiaga Salahuddin Uno (130 suara), Sugiharto (119 suara), Teuku Abdullah Sanny (107 suara), Muhammad Jafar Hafsah (105 suara), Sri Astuti Buchari (80 suara), Rachmat Gobel (79 suara), dan Didin Muhafidin (77 suara).

icmijabar

ICMI Orwil Jabar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *