Ilham Habibie: Pengurus ICMI Harus Seimbangkan Imtaq dan Iptek

Semarang, CyberNews. Ketua Presidium Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Pusat DR Ing Ilham Akbar Habibie mengajak kader organisasi pemikir itu untuk menciptakan program yang dirasakan langsung di tingkat akar rumput. Secara garis besar, tiga program ICMI yang menyentuh langsung rakyat yakni dimulai dari pemberdayaan ekonomi, pendidikan, sampai kesehatan.

“Fokus utama ICMI Jawa Tengah harus membangun Indonesia madani yang dapat secara riil dirasakan oleh masyarakat dengan menyeimbangkan Imtaq (Iman dan Taqwa) dan Iptek (Ilmu Pengetahuan dan Teknologi),” katanya usai melantik Majelis Pengurus Wilayah ICMI Jawa Tengah periode 2011-2016 di Aula Letkol dr Soetomo Bariodipoero Gedung Ar Razi Fakultas Kedokteran Unissula Jl Raya Kaligawe KM 4, Kamis (27/10).

Putra mantan Presiden BJ Habibie itu juga menegaskan jika ICMI adalah organisasi non politis, bukan Perseroan Terbatas (PT) yang fokus mencari keuntungan serta bukan institusi pemerintah.

Dikatakan, dalam masyarakat apapun selalu muncul pluralitas atau keberagamaan, tetapi bukan pluralisme yang mempersamakan agama. Lebih jauh, Ilham mengemukakan, jika ICMI bukanlah Perguruan Tinggi walaupun kajian keilmuannya cukup besar. ICMI sendiri, kata Ilham, dalam melangkah selalu berdasar pada trilogi yakni kepemimpinan, organisasi dan program.

“Beda dengan ICMI pada 1990-an yang memposisikan Islam dalam kenegaraan. Pekerjaan rumah ICMI Jawa Tengah saat ini adalah pemberdayaan ekonomi masyarakat,” harapnya.

Wakil Gubernur Jateng Hj Rustriningsih dalam sambutannya juga berhadap, ICMI turut mensukseskan gerakan Bali Ndeso Mbangun Deso sebagai bentuk kontribusi kepada masyarakat agar gerakan organisasi itu terwujud.

“Dari hasil survei sebuah LSM disebutkan, 40 orang terkaya di Indonesia itu jumlah kekayaannya sama dengan 60 juta kekayaan warga miskin. Kalau sudah seperti ini, perlu gerakan untuk mengurangi kesenjangan melalui strategi pembangunan yang terukur,” paparnya.

Rustri meminta, ICMI sebagai kumpulan cendekiawan turut melakukan pendampingan dalam rangka mewujudkan Jawa Tengah yang lebih baik, seperti memberikan bimbingan kepada masyarakat desa.

Nampak hadir, Rektor Unissula Prof H Laode M Kamaluddin MSc MEng PhD, Ketua MUI Jateng KH Ahmad Darodji, mantan Menteri Koperasi dan UKM Adi Sasono, utusan Orwil Jateng, serta ICMI Orsat kabupaten/kota se-Jateng. (Muhammad Syukron /CN32 / JBSM )

icmijabar

ICMI Orwil Jabar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *