Ikatan Cendekiawan Muslim Kecam Serangan Israel ke Palestina

Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) mengecam keras serangan biadab tentara Israel ke Palestina yang menyebabkan empat orang tewas. Hal tersebut dinyatakan Ketua ICMI Prof Nanat Fatah Natsir, Sabtu (17/11/2012).

“ICMI mengutuk keras Israel dan para pendukungnya. Kami menuntut Persatuan Bangsa-Bangsa untuk mengambil sikap dan bergerak untuk menunjukkan hati nuraninya,” kata Nanat.

Menurut mantan Rektor UIN Bandung itu, Amerika Serikat sebagai negara yang berada di belakang Israel telah memberlakukan standar ganda dalam menerapkan hak asasi manusia.

Di satu sisi, lanjut Nanat, AS mendeklarasikan sebagai negara pelopor hak asasi manusia, namun di sisi lain membiarkan kekejaman Israel terhadap penduduk Palestina.

“Ribuan orang sipil telah meninggal di Palestina, masak Anda diam saja. Tunjukkan bahwa Anda sebagai kampiun hak asasi manusia, Masak HAM kok tebang pilih,” tegas Nanat.

Seperti yang dilaporkan AFP, empat orang Palestina tewas dalam serangan baru Israel di Jalur Gaza, Jumat (16/11).

Dengan kematian keempat orang itu, jumlah korban tewas dalam kekerasan yang meletus sejak Rabu sore (14/11/2012) menjadi 28 orang dan sedikitnya 270 orang cedera, kata beberapa pejabat Palestina.

Bentrokan antara kedua negara ini makin memanas sejak tewasnya pemimpin sayap militer Hamas (Brigade Al-Qassam) Ahmed Al-Jaabari tewas bersama rekannya saat berada di mobil.

AFP melaporkan empat warga Palestina tewas dalam serangan baru Israel di Jalur Gaza padaJumat (16/11).

“Tiga warga mati syahid dalam serangan di kamp Maghazi dan mayat mereka dibawa ke Rumah Sakit Syuhada al-Aqsa,” kata Ashraf al-Qudra, dengan menambahkan bahwa seorang keempat tewas kemudian akibat serangan yang sama, lapor AFP.

Dia mengatakan serangan di Jalur Gaza saat itu ditujukan pada sebuah rumah dan dua dari mereka yang tewas adalah kakak-beradik. Tidak jelas apakah mereka warga sipil atau pejuang.

Dengan kematian keempat orang itu, jumlah korban tewas dalam kekerasan yang meletus sejak Rabu sore (14/11) menjadi 28 orang dan sedikitnya 270 orang cedera, kata beberapa pejabat Palestina.

Serangan itu berlangsung ketika gempuran-gempuran udara dilakukan di Kota Gaza, Khan Yunis pusat dan Rafah selatan.

Sejak Israel membunuh seorang pemimpin Hamas pada Rabu sore, roket-roket yang ditembakkan dari Gaza menewaskan tiga orang Israel dan mencederai 16 lain, kata polisi dan petugas medis.

ap/antara.

 

 

 

 

 

 

 

icmijabar

ICMI Orwil Jabar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *