ICMI Nilai Tindakan Bully di Kalangan Siswa karena Tiga Faktor

Jakarta, (ICMI MEDIA) – Peristiwa bully yang dilakukan sejumlah pelajar SMP kepada seorang siswa kelas V SD di pusat perbelanjaan Thamrin City, Jakarta, Jumat (14/7), dinilai akibat rendahnya pemahaman agama, kurangnya interaksi keluarga serta perilaku hubungan sosial yang buruk.

Menurut Ketua Koordinasi Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak ICMI Andi Yuliani Paris, beberapa faktor yang melatarbelakangi aksi bully dikalangan siswa sebab kurang mendalamnya nilai agama dalam diri siswa, rendahnya ajaran keluarga mengenai perilaku baik dan buruk serta banyaknya siswa yang mengukur nilai pertemanan dengan materi fisik.

“Nilai-nilai agama yang mengedepankan bahwa hubungan sesama manusia adalah ukuran baik buruknya manusia. Jika hubungan sesama manusianya tidak baik, maka derajat orang tersebut adalah yang paling rendah,” ujar Andi Yuliani kepada ICMI Media, Selasa (18/7).

Ditambah lagi peran keluarga yang kurang menjelaskan tentang buruknya pragmatisme dan materialisme. Pada akhirnya membentuk anak dari keluarga kategori ekonomi menengah ke atas kerap menjadikan rekannya yang tergolong hidup di bawahnya menjadi objek bully.

Guna mencegah peristiwa serupa kembali berulang, menurut Andi Yuliani, perlu kerjasama berbagai pihak mencegah aksi bully di kalangan siswa.

“Sekolah harus memberikan sanksi mulai dari skorsing sampai pemberhentian kepada siswa yang melakukan aksi bully. Selain itu orangtua perlu dibimbing oleh Psikolog dalam hal menangani putera-puteri mereka yang mengalami gangguan kejiwaan awal seperti menyukai kekerasan,” tutur Yuliani.

Diketahui, dalam video yang telah beredar luas di media sosial, tampak sekelompok pelajar laki-laki dan perempuan berseragam SMP melakukan kekerasan kepada seorang siswi SD. Para pelajar SMP tersebut melakukan kekerasan dari mulai menjambak rambut, memukul dan menyuruh siswi SD korban bully mencium tangan pelaku.

icmijabar

ICMI Orwil Jabar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *