ICMI Di PILGUB JABAR NETRAL

“Icmi secara kelembagaan tidak memihak kepada siapapun,” ucapnya, Rabu, (11/4/18).
ICMI Jabar pun menilai, semua Paslon atau kandidat Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar saat ini masing-masing mempunyai kelebihan dan latar belakang yang berbeda-beda namun semuanya mempunyai visi dan misi yang baik untuk Jawa Barat.
“Tetapi kita menghimbau kepada warga itu bisa menggunakan hak nya untuk menentukan calon gubernur sesuai dengan hati dan nuraninya,” .

BANDUNG – Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) merupakan organisasi perkumpulan cendikiawan dan ilmuan Islam besar di Indonesia. Namun, apakah organisasi sebesar ICMI mempunyai posisi politik di tahun politik, terutama di pilgub Jabar?

Ketua ICMI Orwil Jabar, Prof.Dr. M Najib, mengatakan jika posisi politik dari ICMI adalah netral dan tidak memihak. Ia juga mengatakan pada dasarnya ICMI menjunjung politik etis dan menghormati semua pilihan.

“Kalau sikap politik ICMI itu politik etis, dalam artian tidak berpihak kepada salah satu paslon. Jadi nggak memobilisasi masa untuk memilih satu paslon,” ujar Najib di Hotel Savoy Homann, Selasa (10/4/2018).

Selain itu, Najib menegaskan keempat calon merupakan anggota formal dari ICMI sendiri. Dengan kata lain, ICMI mendorong keempat paslon untuk memberikan gagasan terbaik untuk Jawa Barat.

Ia mengatakan semua paslon harus mengguakan data terukur untuk menetukan program-program unggulan yang akan dibawa ke masa pemerintahannya, siapapun yang terpilih nanti.

Meskipun begitu tidak memilih warna politik ke salah satu paslon, Najib menegaskan ICMI akan aktif dalam mensosialisasikan pilgub Jabar sendiri. Termasuk untuk masyarakat agar menggunakan hak pilihnya.

“Tapi kami kita menghimbau agar masyarakat memanfaatkan dan menggubakan hak pilihnya untuk menentukan pilihan di pilug,” .

Lebih lanjut  menjelaskan, hal yang terpenting pemimpin yang nantinya akan memimpin Jabar memiliki sifat tanggung jawab, amanah berdasarkan perspektif Islam, adil dan mampu menegakkan hukum secara adil, pintar serta cerdas,  serta berkomitmen terhadap tugas yang diembannya terutamanya peduli terhadap masyarakat khususnya kelompok miskin.

Dalam perspektif ICMI terang dia, sebenarnya empat pasangan calon yang ada memiliki kapasitas dan kapabilitas yang sama sesuai dengan potensinya masing-masing.

“Ada yang (pengalamannya) lebih banyak di luar negeri, militer atau yang lain banyak pengalaman di pemerintahan. Seperti Deddy dan Dedi, RK dan Uu, yang memiliki pengalaman pemerintahan dan kebudayaan, masing-masing pasangan punya kelebihan,” terangnya.

melalui Muzakarah Politik Kepemimpinan Jawa Barat yang Berwawasan Keislaman, Keindonesiaan, Kecendikiawanan, dan Kerakyatan, ICMI ingin keempat pasangan cagub dan cawagub Jabar memberikan gagasan terbaik untuk masyarakat Jabar. “Kami berharap, paslon menggunakan data-data terukur untuk menentukan program-program unggulannya yang akan dibawa ke masa pemeritahannya,” katanya.

icmijabar

ICMI Orwil Jabar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *